Lompat ke isi

Zulhijah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Haji, rukun Islam ke-5 yang dilaksanakan di bulan Zulhijah.

Zulhijah[1] (bahasa Arab: ذُوْ الْحِجَّةِ, translit. Żūlḥijjah), adalah bulan kedua belas dan terakhir dalam penanggalan hijriyah. Umat Islam berbeda pendapat dalam menentukan awal Zulhijah. Ada yang menggunakan hisab, rukyah, maupun mengikuti penetapan awal Zulhijah di Arab Saudi.

Arti penting

[sunting | sunting sumber]
  • Pada tanggal 9 bulan ini, umat Islam yang beribadah haji melakukan wukuf di Arafah, sementara yang tidak beribadah haji disunahkan agar berpuasa Arafah.
  • Pada tanggal 10 bulan ini, umat Islam menyambut hari raya Iduladha (di Indonesia dikenal dengan nama hari raya kurban)
  • Pada bulan ini juga para pemeluk agama Islam menunaikan Ibadah Haji ke tanah suci Mekkah yakni antara tanggal 8 hingga 12.
  • Selain puasa tanggal 9, umat Islam disunnahkan juga untuk puasa mulai tanggal 1 Zulhijjah.[2]
  • Tanggal 8 disebut juga puasa Tarwiyah, yaitu puasa yang dapat menghapus dosa setahun.[3]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (2016). "KBBI Daring". kbbi.kemdikbud.go.id (Edisi 5). Jakarta. Diakses tanggal 2018-06-30.
  2. IKJRI.ID (2026-05-18). "Apa Saja Puasa Sebelum Idul Adha? Berikut Rinciannya". IKJRI.ID. Diakses tanggal 2026-05-20.
  3. "Puasa Tarwiyah dan Arafah: Jadwal, Niat, Serta Keutamaannya". MUI - Majelis Ulama Indonesia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-20.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]