Lompat ke isi

Sonbai Besar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kekaisaran Sonbai Besar

1658–1906
Lokasi Sonbai Besar
Ibu kotaFatuleu
Bahasa yang umum digunakanTetun
PemerintahanMonarki Kekaisaran
Kaisar 
 ? - 1906
Sobe Sonbai III
Sejarah 
 Didirikan
1658
 Dibubarkan
1906
Sekarang bagian dariIndonesia
Sunting kotak info
Sunting kotak info Lihat Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Sonbai Besar merupakan kekaisaran yang luas di Timor Barat, yang sekarang berada di wilayah Indonesia, yang berdiri dari tahun 1658 hingga 1906 dan memainkan peran penting dalam sejarah Timor.

Asal-usul pemerintahan

[sunting | sunting sumber]

Asal-usul kekaisaran ini berkaitan erat dengan perebutan kekuasaan antara Belanda dan Portugis untuk menguasai pulau tersebut. Kekaisaran Sonbai (Sonba'i, Sonnebay) yang bersatu, yang secara tradisional merupakan pemerintahan paling bergengsi di antara orang-orang Atoni di Timor Barat, bersekutu dengan Portugis pada tahun 1649-1655, dan kemudian dengan Perusahaan Hindia Timur Belanda (Vereenigde Oost-Indische Compagnie atau VOC) pada tahun 1655-1658. Setelah serangkaian kekalahan di tangan orang-orang Eurasia Portugis atau Topasses pada tahun 1657-1658, Sonbai terpecah menjadi dua bagian. Satu kelompok bermigrasi ke Kupang, tempat Belanda bermarkas, dan di sana mereka membentuk kekaisaran Sonbai Kecil. Kelompok lain, Sonbai Besar, tinggal di pedalaman Timor Barat di bawah pengawasan Portugis.[1]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. H. Hägerdal (2007), 'Rebellions or Factionalism? Timorese Forms of Resistance in an Early Colonial Context', Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde 163-1, p. 18.

Bacaan lebih lanjut

[sunting | sunting sumber]
  • G. Heymering (1847), 'Bijdragen tot de geschiedenis van Timor', Tijdschrift van Nederlandsch-Indië IX:3, pp. 1–62, 121-232.
  • P. Middelkoop (1938), 'Iets over Sonba'i, het bekende vorstengeslacht in Timor', Tijdschrift voor Indische Taal-, Land- en Volkenkunde 78, pp. 392–509.
  • S. Müller (1857), Reizen en onderzoekingen in den Indischen Archipel, Vol. II. Amsterdam: F. Muller.