Paus Lusius III
Lusius III | |
|---|---|
| Uskup Roma | |
Penggambaran Lucius III dari Liber ad honorem Augusti karya Peter of Eboli (1196) | |
| Gereja | Gereja Katolik |
Awal masa kepausan | 1 September 1181 |
Akhir masa kepausan | 25 November 1185 |
| Pendahulu | Aleksander III |
| Penerus | Urbanus III |
| Imamat | |
Tahbisan uskup | 1159 |
Pelantikan kardinal | Desember 1138 oleh Inosensius II |
| Informasi pribadi | |
| Nama lahir | Ubaldo Allucingoli |
| Lahir | c. 1100 Lucca, Marca di Tuscia, Kekaisaran Romawi Suci |
| Meninggal | 25 November 1185 (aged 84–85) Verona, Kekaisaran Romawi Suci |
Jabatan sebelumnya |
|
| Paus lainnya yang bernama Lusius | |
Paus Lusius III (ca 1100 – 25 November 1185), lahir Ubaldo Allucingoli, memerintah sebagai kepala Gereja Katolik dan penguasa Negara Kepausan dari 1 September 1181 hingga kematiannya pada tahun 1185. Lahir dari keluarga bangsawan di Lucca, sebelum terpilih menjadi paus, ia memiliki karier panjang sebagai diplomat kepausan. Masa kepausannya ditandai dengan konflik dengan Kaisar Romawi Suci Frederick I, pengasingannya dari Roma, dan persiapan awal untuk Perang Salib Ketiga.
Lahir di Lucca, Ubaldo Allucingoli meraih ketenaran di dalam Gereja Katolik, dan akhirnya menjadi Paus Lusius III. Ia diangkat menjadi kardinal oleh Paus Inosensius II dan menjabat sebagai legatus kepausan di Prancis, Sisilia, dan wilayah lainnya. Dia terlibat dalam negosiasi Perjanjian Venesia pada tahun 1177, dan terpilih sebagai paus pada tahun 1181.
Selama masa kepausannya, Lusius III menghadapi perselisihan dengan Kaisar Romawi Suci Frederick I mengenai wilayah mendiang Countess Matilda dari Toscana. Dia juga mengadakan sebuah sinode pada tahun 1184 yang mengutuk berbagai kelompok sesat. Pada tahun 1185, persiapan untuk Perang Salib Ketiga dimulai, tetapi Lusius III meninggal di Verona sebelum persiapan tersebut selesai.