Lompat ke isi

Kobalt(III) oksida

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kobalt(III) oksida[1]
Nama
Nama IUPAC
Kobalt(III) oksida
Dikobalt trioksida
Nama lain
Kobaltat oksida
Kobalt seskuioksida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/2Co.3O
    Key: UPWOEMHINGJHOB-UHFFFAOYSA-N
  • O=[Co]O[Co]=O
Sifat
Co2O3
Massa molar 165,8646 g/mol
Penampilan Bubuk merah
Densitas 5,18 g/cm3 [2]
Titik lebur 895[3] °C (1.643 °F; 1.168 K)
Dapat diabaikan
+4560,0·10−6 cm3/mol
Struktur
Korundum, hR30
R3c, No. 167
Termokimia
Entalpi pembentukan standarfHo) −577 kJ/mol
Bahaya
Bahaya utama Beracun
Piktogram GHS GHS07: Tanda SeruGHS08: Bahaya Kesehatan
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
H302, H317, H351, H410
P280
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Kobalt(III) oksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia Co2O3. Meskipun hanya dua oksida kobalt yang terkarakterisasi dengan baik, CoO dan Co3O4,[4] prosedur yang mengklaim menghasilkan Co2O3 telah dijelaskan. Dengan demikian, pereaksian garam Co(II) seperti kobalt(II) sulfat dengan larutan natrium hipoklorit berair (juga dikenal sebagai pemutih) akan menghasilkan suatu padatan hitam:[5][6]

2CoSO4 + 4NaOH + NaOCl → Co2O3 + 2Na2SO4 + NaCl

Beberapa formulasi katalis hopkalit mengandung "Co2O3".

Beberapa penelitian tidak dapat menyintesis senyawa ini, dan melaporkan bahwa senyawa ini secara teoretis tidak stabil.[7]

Senyawa tersebut larut dalam asam sulfat encer dingin dan akan menghasilkan Co2[SO4]3, yang memiliki warna biru dalam larutan berair.

Co2O3 + 3H2SO4 → Co2[SO4]3 + 3H2O

Ion kobalt(III) merupakan oksidator kuat dalam larutan asam. Potensial elektroda standarnya adalah +1,84 V dalam situasi ini.[8]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Sigma-Aldrich product page
  2. Lide, David R., ed. (2006). CRC Handbook of Chemistry and Physics (Edisi 87). Boca Raton, Florida: CRC Press. ISBN 0-8493-0487-3.
  3. "1308-04-9 CAS MSDS (COBALT(III) OXIDE BLACK) Melting Point Boiling Point Density CAS Chemical Properties".
  4. Greenwood, Norman N.; Earnshaw, A. (1997), Chemistry of the Elements (Edisi 2), Oxford: Butterworth-Heinemann, ISBN 0-7506-3365-4 Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  5. Handbook of Preparative Inorganic Chemistry, 2nd Ed. Edited by G. Brauer, Academic Press, 1963, NY. p. 1675.
  6. Hüttner, Erwin (2 Mei 1901). "Beiträge zur Kenntnis der Oxyde des Kobalts". Zeitschrift für anorganische Chemie (dalam bahasa Jerman). 27 (1). Wiley: 81–124. doi:10.1002/zaac.19010270113. ISSN 0863-1778.
  7. Shanbhag, Pavitra N.; Biswas, Raju K.; Pati, Swapan K.; Sundaresan, Athinarayanan; Rao, Chinthamani Nagesa Ramachandra (2 November 2020). "Elusive Co2O3: A Combined Experimental and Theoretical Study". ACS Omega. 5 (45). American Chemical Society (ACS): 29009–29016. doi:10.1021/acsomega.0c03397. ISSN 2470-1343. PMC 7675568. PMID 33225132.
  8. Guoqing, Wu (2003). 无机化学 (Inorganic Chemistry) (Edisi 4). Republik Rakyat Tiongkok: 高等教育出版社 (Higher Education Press). hlm. 781. ISBN 9787040115833.