Lompat ke isi

Klomifen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Klomifen
Data klinis
Nama dagangBlesifen, Clovertil, Fertin, Diphten, GP Fertil, Profertil, Provula
Rute
pemberian
Oral
Data farmakokinetika
BioavailabilitasTinggi (>90%)
MetabolismeHati (dengan sirkulasi enterohepatik)
Waktu paruh eliminasi5–6 hari[1]
Pengenal
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.011.826 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
Massa molar405.966

Klomifen adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infertilitas pada wanita yang tidak berovulasi.[2] Umumnya obat ini untuk pasien dengan sindrom ovarium polikistik.[2] Penggunaan klomifen ini membuat peluang lebih besar untuk memiliki anak kembar.[2] Obat ini diminum sekali sehari dengan durasi pengobatan umumnya lima hari.[2]

Efek samping yang umum terjadi yakni nyeri panggul dan rasa panas.[2] Efek samping yang bahaya pada penggunaan obat ini meliputi perubahan penglihatan, muntah, kesulitan tidur, kanker ovarium, dan sawan.[2][3] Klomifen tidak direkomendasikan untuk orang yang memiliki gangguan hati, pendarahan vagina abnormal yang penyebabnya belum diketahui, atau yang sedang hamil.[3][4] Klomifen termasuk dalam keluarga obat modulator reseptor estrogen selektif (SERM) dan merupakan obat nonsteroid.[5][4] Mekanisme kerja obat ini dengan melepaskan GnRH oleh hipotalamus, dan kemudian gonadotropin dari kelenjar pituitari anterior.[3]

Klomifen disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 1967.[2] Obat ini tercantum dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[6] Obat ini tersedia sebagai obat generik.[2] Biaya grosir di negara-negara berkembang adalah sekitar 0,79 hingga 2,00 USD untuk satu kali pengobatan.[7] Di Amerika Serikat, biaya grosir untuk satu kali pengobatan adalah 4,80 USD.[8] Pengenalannya menandai dimulainya era teknologi reproduksi berbantuan.[9]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Yilmaz S, Yilmaz Sezer N, Gönenç İM, İlhan SE, Yilmaz E (April 2018). "Safety of clomiphene citrate: a literature review". Cytotechnology. 70 (2): 489–495. doi:10.1007/s10616-017-0169-1. PMC 5851961. PMID 29159661.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Clomiphene Citrate". The American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 September 2017. Diakses tanggal 8 December 2016.
  3. 1 2 3 World Health Organization (2009). Stuart MC, Kouimtzi M, Hill SR (ed.). WHO Model Formulary 2008. World Health Organization. hlm. 385–386. hdl:10665/44053. ISBN 9789241547659.
  4. 1 2 "Clomiphene citrate tablets USP" (PDF). FDA. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 27 September 2016. Diakses tanggal 31 July 2019.
  5. Ghumman, Surveen (2015). Principles and Practice of Controlled Ovarian Stimulation in ART. Springer. hlm. 65. ISBN 9788132216865. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-12-27.
  6. World Health Organization (2019). World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. Geneva: World Health Organization. hdl:10665/325771. WHO/MVP/EMP/IAU/2019.06. License: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.
  7. "Clomifene". International Drug Price Indicator Guide. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 January 2018. Diakses tanggal 8 December 2016.
  8. "NADAC as of 2016-12-21 | Data.Medicaid.gov". Centers for Medicare and Medicaid Services. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 December 2016. Diakses tanggal 26 December 2016.
  9. Dickey, RP; Holtkamp, DE (1996). "Development, pharmacology and clinical experience with clomiphene citrate" (PDF). Human Reproduction Update. 2 (6): 483–506. doi:10.1093/humupd/2.6.483. PMID 9111183. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-03-13. Diakses tanggal 2016-09-12.