Lompat ke isi

Edgar Morin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Edgar Morin (2011).

Edgar Morin (/mɔːˈræn/; Prancis: [ɛdɡaʁ mɔʁɛ̃]; Nahoum; 8 Juli 1921  29 Mei 2026) adalah seorang filsuf dan sosiolog Prancis dalam teori informasi yang telah diakui atas karyanya tentang kompleksitas dan "pemikiran kompleks" (pensée complexe),[1] dan atas kontribusi ilmiahnya di berbagai bidang seperti studi media, politik, sosiologi, antropologi visual, ekologi, pendidikan, dan biologi sistem. Ia memiliki dua gelar sarjana, satu di bidang sejarah dan geografi dan satu di bidang hukum,[2] dan tidak pernah mengambil gelar PhD.[2]

Selama karier akademiknya, Morin terutama terkait dengan École des hautes études en sciences sociales (EHESS) di Paris. Meskipun kurang dikenal di dunia berbahasa Inggris karena terbatasnya ketersediaan terjemahan bahasa Inggris dari lebih dari 60 bukunya, Morin terkenal di dunia berbahasa Prancis, Eropa, dan Amerika Latin.[3]

Masa muda

[sunting | sunting sumber]

Pada awal abad ke 20, keluarga Edgar Morin pindah dari Yunani ke Marseille, Prancis.[4] Edgar dilahirkan pada tanggal 8 Juli 1921 dengan nama Edgar Nahoum.

Politik dan pekerjaan

[sunting | sunting sumber]

Perkenalannya pertama kali pada sosialisme terjadi saat Perang Saudara di Spanyol. Ketika Jerman menginvansi Prancis pada tahun 1940, Edgar mengungsi ke Toulouse di mana dia mengabdikan dirinya pada sosialisme Marxist. Sebagai anggota dari French Resistance, dia mengadopsi nama Morin dan menggunakan nama tersebut sampai akhir hayatnya. Edgar bergabung dengan Partai Komunis Prancis pada tahun 1941. Edgar menikahi Violette Chapellaubeau pada tahun 1945 dan tinggal di Landau di mana dia bertugas sebagai Letnan di kesatuan French Occupation di Jerman.

Pada tahun 1946, dia kembali ke Paris dan meninggalkan karier militernya untuk fokus kepada aktivitasnya dalam Partai Komunis. Namun, hubungannya dengan partai tersebut memburuk dan akhirnya Edgar keluar dari partai pada tahun 1951 setelah ia memublikasikan sebuah artikel di Le Nouvel Observateur. Pada tahun yang sama, dia bergabung dengan National Center of Scientific Research (NCRS).

Karya tulis ilmiah

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1959, bukunya yang berjudul Autocritique diterbitkan. Pada tahun yang sama sosiologi dari Prancis, Georges Friemann, bersama Roland Barthes mendirikan pusat studi komunikasi (Center for the Study of Mass Communication) di Paris dan kemudian berganti nama menjadi Edgar Morin Centre.[5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. For instance, see Moser, Keith 2018. Rethinking the Essence of Human and Other-Than-Human Communication in the Anthropocene Epoch: A Biosemiotic Interpretation of Edgar Morin’s “Complex Thought”. Humanities 7(2): 57.
  2. 1 2 Edgar Morin ou l'éloge de la pensée complexe, CNRS Le Journal.
  3. Bouiss, Ousama (July 7, 2021). "Edgar Morin, un siècle de sagesse en trois leçons". The Conversation. Diakses tanggal 23 Agustus 2024.
  4. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama ":0"
  5. "Centre Edgar-Morin". iiac. Diakses tanggal 2012-12-20.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]