Lompat ke isi

Bahasa Hokkien Filipina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahasa Hokkien Filipina
咱人話 / 咱儂話
Lán-lâng-uē / Lán-nâng-uē / Nán-nâng-uē (Tâi-lô)
Lán-lâng-ōe / Lán-nâng-ōe / Nán-nâng-ōe (POJ)
Ongpin St., Binondo, Manila (1949)
Dituturkan diFilipina
WilayahMetro Manila, Metro Cebu, Metro Davao, Kota Zamboanga, Cagayan de Oro, Metro Bacolod, Iloilo, Jolo, Tacloban, Kota Angeles, Vigan, Naga, Iligan, Ilagan, Baguio, Bohol, Laoag, Laguna, Rizal, Lucena, Cotabato
Penutur
Bentuk awal
Kode bahasa
ISO 639-3nan untuk Min Selatan yang mencakup berbagai dialek Hokkien termasuk "Lannang" / "Lán-lâng-ōe" / "咱人話" / "Hokkien Filipina".[4]
GlottologTidak ada
Linguasfer79-AAA-jek
IETFnan-PH
 Portal Bahasa
L B PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat

Bahasa Hokkien Filipina[b] adalah suatu dialek bahasa Hokkien yang umum dituturkan oleh masyarakat Tionghoa Filipina sebagai basantara[8][9] sesama Tionghoa lainnnya dan bertindak sebagai bahasa warisan keturunan Tionghoa di Filipina.[10] Meskipun saat ini sebagian besar hanya bertindak sebagai bahasa lisan, Hokkien seperti yang dituturkan di Filipina memang secara riwayat memiliki bahasa tulisan dan sebenarnya merupakan salah satu sumber paling awal untuk bahasa Hokkien tertulis yang menggunakan aksara Han (secara tradisional melalui bahasa Tionghoa Klasik (漢文; Hàn-bûn) yang diucapkan dan dibaca secara pelafalan Hokkien)[11] sejak sekitar tahun 1587[12] atau 1593[13] melalui Doctrina Christiana en letra y lengua china dan menggunakan alfabet Latin sejak dasawarsa 1590-an dalam Boxer Codex dan sebenarnya merupakan yang pertama kali secara sistematis meromanisasi bahasa Hokkien sepanjang abad 1600-an dalam karya-karya Hokkien-Spanyol[12] dari para frater Spanyol terutama oleh Ordo Dominikano, seperti dalam Dictionario Hispanico Sinicum (1626-1642)[14] dan Arte de la Lengua Chiõ Chiu (1620)[15] antara lain. Penggunaan bahasa Hokkien di Filipina awalnya juga dipengaruhi oleh bahasa Spanyol Filipina,[16][17][18] kemudian sejak saat itu juga dipengaruhi bahasa-bahasa daerah di Filipina dan Filipina.[5] Sebagai basantara masyarakat Tionghoa perantauan di Filipina, minoritas Tionghoa Filipina keturunan Kanton dan Taishan juga menggunakan bahasa Hokkien Filipina untuk keperluan bisnis karena statusnya sebagai "bahasa niaga Chinoy" [sic].[19] Bahasa ini juga digunakan sebagai bahasa peribadatan Protestantisme Tionghoa Filipina dalam ibadah gereja mereka, yang terkadang juga mereka layani untuk siswa di sekolah-sekolah Tionghoa Filipina yang biasanya mereka kelola.[20] Bahasa ini juga merupakan bahasa keagamaan yang terutama digunakan oleh Buddhisme Han, Taoisme, dan Tian Shang Sheng Mu Tionghoa di Filipina, terutama dalam ibadah pembacaan sutra dan khotbah kuil oleh para biarawan.[21]

Hokkien Filipina
Hanzi tradisional: 咱人話 / 咱儂話
Hokkien POJ: Lán-nâng-ōe / Lán-lâng-ōe / Nán-nâng-ōe
Makna harfiah: Lisan Kaum Kita
Nama lain (Hokkien Filipina)
Hanzi tradisional: 菲律賓福建話
Makna literal: Lisan Hokkien Filipina

Peristilahan

[sunting | sunting sumber]

Istilah "Hokkien Filipina" digunakan untuk membedakan ragam bahasa Hokkien yang dituturkan di Filipina dengan bahasa Hokkien yang dituturkan di Tiongkok Daratan, Taiwan, Malaysia, Singapura, Indonesia, dan lainnya.[6][22]

Dulu bahasa ini dikenal dalam bahasa Inggris Filipina, Filipino, dan bahasa daerah Filipina lainnya sebagai Fookien[5][23][24] atau Fukien[7] atau Fukienese[25] di seluruh negeri, berasal dari peromawian pos Tiongkok dari pelafalan istana Nanjing yang awalnya umum di Provinsi Fujian di Tiongkok, seperti The Fookien Times. Secara awalnya dan masih juga disebut sebagai "Chinese"[18][23][24][25][26] dalam bahasa Inggris atau "Intsik"[24] dan "Tsino"[24] dalam bahasa Filipino biasanya oleh mereka yang tidak terbiasa dengan bahasa Hokkien dibandingkan dengan bahasa Tionghoa lainnya atau untuk mengenalkan bahasa ini kepada orang-orang tersebut. Secara historis dan masih secara resmi dan konservatif dikenal sebagai "Amoy",[18][27] umumnya oleh Protestantisme Tionghoa Filipina yang melakukan "Layanan Peribadatan Amoy" atau Layanan Peribadatan Tionghoa" sebagai bagian dari liturgi mereka,[20] meskipun ada kebingunan untuk membedakan dialek Amoy dibandingkan dengan bahasa Hokkien secara umum, meskipun gereja-gereja Protestan Tionghoa Filipina ini juga kadang-kadang menggunakan istilah-istilah liturgi ringkas dari dialek Amoy dari Hokkien juga dari waktu ke waktu dan juga biasanya menggunakan Alkitab dan buku kidung pujian dari Xiamen (Amoy) yang biasanya ditulis dalam dialek Amoy dari Hokkien.

Endonim yang digunakan oleh penutur dialek itu sendiri atau bahasa Hokkien secara umum biasanya adalah Hanzi: 咱人話 / 咱儂話; Pe̍h-ōe-jī: Lán-nâng-ōe / Lán-lâng-ōe / Nán-nâng-ōe; Tâi-lô: Lán-nâng-uē / Lán-lâng-uē / Nán-nâng-uē.[5]

Sosiolinguistika

[sunting | sunting sumber]

Hanya 12,2% dari seluruh etnis Tionghoa di Filipina yang menggunakan berbagai bahasa Tionghoa sebagai bahasa pertama mereka. Meskipun demikian, sebagian besar (77%) masih memiliki kemampuan untuk memahami dan berbicara bahasa Hokkien sebagai bahasa kedua atau ketiga.[28]

Catatan penjelas

[sunting | sunting sumber]
  1. Bahasa Min diyakini telah terpisah dari bahasa Tionghoa Kuno, bukan bahasa Tionghoa Pertengahan seperti ragam bahasa Tionghoa lainnya.[1][2][3]
  2. juga dikenal sebagai Lannang-Oe (Hanzi: 咱人話 / 咱儂話; Pe̍h-ōe-jī: Lán-nâng-ōe / Lán-lâng-ōe / Nán-nâng-ōe; harfiah: 'Lisan Kaum Kita'),[5][6] Fukien,[7] dan Fookien[5]

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. Mei, Tsu-lin (1970), "Tones and prosody in Middle Chinese and the origin of the rising tone", Harvard Journal of Asiatic Studies, 30: 86–110, doi:10.2307/2718766, JSTOR 2718766
  2. Pulleyblank, Edwin G. (1984), Middle Chinese: A study in Historical Phonology, Vancouver: University of British Columbia Press, hlm. 3, ISBN 978-0-7748-0192-8
  3. Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin; Bank, Sebastian (2023-07-10). "Glottolog 4.8 - Min". Glottolog. Leipzig: Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology. doi:10.5281/zenodo.7398962. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-10-13. Diakses tanggal 2023-10-13.
  4. "Reclassifying ISO 639-3 [nan]" (PDF). GitHub. 31 August 2021. Diakses tanggal 28 July 2022.
  5. 1 2 3 4 5 Tsai, Hui-Ming 蔡惠名 (2017). Fēilǜbīn zán rén huà (Lán-lâng-uē) yánjiū 菲律賓咱人話(Lán-lâng-uē)研究 [A Study of Philippine Hokkien Language] (PhD thesis) (dalam bahasa Tionghoa). National Taiwan Normal University.
  6. 1 2 Lin, Philip T. (2015). Taiwanese Grammar: A Concise Reference (dalam bahasa Inggris). Greenhorn Media. ISBN 978-0-9963982-1-3.
  7. 1 2 Chan Yap, Gloria (1980). Hokkien Chinese Borrowings in Tagalog (dalam bahasa Inggris). Canberra: Department of Linguistics, Research School of Pacific Studies, Australian National University. ISBN 9780858832251.
  8. Go, Josiah (April 17, 2017). "Chinese education redefined". Philippine Daily Inquirer. Diarsipkan dari asli tanggal April 19, 2017. Diakses tanggal November 22, 2021.
  9. Poa, Dory(潘露莉) (2004). Dai, Qingxia (ed.). "从四语人到双语人:论菲律宾华校的多语教学 (From Quadrilingual to Bilingual: On the Multilingual Teaching in the Chinese Schools in the Philippines)". Bilingual Studies. 2. Beijing: Minzu Chubanshe.
  10. Palanca, Ellen H. (2002). "A Comparative Study of Chinese Education in the Philippines and Malaysia*" (PDF). Asian Studies. 38 (2): 31 via Asian Studies: Journal of Critical Perspectives on Asia.
  11. Van der Loon (1967)
  12. 1 2 Hompot, Sebestyén (2018). Schottenhammer, Angela (ed.). "Xiamen at the Crossroads of Sino-Foreign Linguistic Interaction during the Late Qing and Republican Periods: The Issue of Hokkien Phoneticization" (PDF). Crossroads: Studies on the History of Exchange Relations in the East Asian World. 17/18. OSTASIEN Verlag: 167–198. ISSN 2190-8796.
  13. Cobo, Fr. Juan (1593). Apología de la verdadera religión 天主教真傳實錄 (Veritable Record of the Catholic Tradition). Manila via Catálogo BNE (Biblioteca Nacional de España).
  14. Zulueta, Lito B. (February 8, 2021). "World's Oldest and Largest Spanish-Chinese Dictionary Found in UST". Philippine Daily Inquirer (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal June 8, 2023. Diakses tanggal February 8, 2021.
  15. Mançano, Melchior; Feyjoó, Raymundo (1620). Arte de la Lengua Chiõ Chiu via Universitat de Barcelona.
  16. Klöter (2011)
  17. Van der Loon (1966)
  18. 1 2 3 Lim, Vicente (1941). Chinese-English-Tagalog-Spanish Business conversation and social contact with Amoy pronunciation. Manila: Poc Bon Book Co.
  19. Chow, Chino (June 10, 2020). "Chow: The Cantonese–Chinese cultural minority in the Philippines". SunStar. Diarsipkan dari asli tanggal February 19, 2023.
  20. 1 2 Uayan, Dr. Jean Uy (Professor on Chinese Filipino Church History) (July 15, 2014). "The "Amoy Mission": Lessons and Reflections". BSOP Biblical Seminary of the Philippines. Diarsipkan dari asli tanggal June 1, 2023. Diakses tanggal April 13, 2024.
  21. Dy, Aristotle C. (2013). Marginal Buddhists: Religion and Identity of a Chinese Minority in the Philippines (PhD Thesis) (PDF). Department of the Study of Religions, School of Oriental and African Studies, University of London.
  22. Gonzales, Wilkinson Daniel Wong (2016). Exploring Trilingual Code-Switching: The Case of 'Hokaglish' (PDF). The 26th Annual Meeting of the Southeast Asian Linguistics Society, Manila, Philippines (dalam bahasa Inggris).
  23. 1 2 Wangli, John (2002). Speak Chinese-Filipino-English 菲英中口语速成: The fastest and easiest way. World Link Books. ISBN 971-92004-1-3.
  24. 1 2 3 4 Young, Johnny C. (1994). Keeping Up With Your Chinese Filipino 中菲英語言會話大全書 Sanayan Aklat sa Pagsasalita ng Intsik Ingles. Vol. 1. San Juan, Metro Manila: Pharoah Enterprises. ISBN 9719-026-11-1.
  25. 1 2 Chen, Annie, ed. (1989). 菲英漢綜合字典 The Pilipino-English-Chinese Dictionary. Parañaque City: Luminaire Printing & Publishing Corp. ISBN 971-91128-1-6.
  26. Lee, Betty. Speak Chinese Fujianwa Easy 闽语会话手册. ISBN 971-91128-6-7.
  27. Gobonseng, Victoria W. Peralta-Ang (2003). Amoy Vernacular Handbook. Vol. 1 (Edisi Revised). Dumaguete: Dumaguete AV Publishing House. ISBN 971-92742-0-4.
  28. See, Teresita Ang (1997). The Chinese in the Philippines: Problems and Perspectives (dalam bahasa Inggris). Manila: Kaisa Para Sa Kaunlaran. hlm. 57.

Pustaka rujuk

[sunting | sunting sumber]

Pustaka lanjutan

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  • "Amoy Resources". BSOP Biblical Seminary of the Philippines (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 13 April 2024.

Templat:Navbox