2MASS
Panorama Galaksi Bima Sakti dibuat dari katalog 2MASS dalam proyeksi Aitoff | |
| Nama alternatif | Two Micron All-Sky Survey |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Massachusetts, Infrared Processing and Analysis Center dari Institut Teknologi California |
| Panjang gelombang | J (1.25 mikrometer),
H (1.65 mikrometer), Ks (2.17 mikrometer) |
| Produk data | Gambar, katalog |
| Situs web | https://old.ipac.caltech.edu/2mass/ |
| | |
2MASS (bahasa Inggris: Two Micron All-Sky Survey, terjemahan bebas bahasa Indonesia: Survei dua mikron seluruh langit) adalah sebuah proyek oleh Universitas Massachusetts dan IPAC Institut Teknologi California untuk mensurvei seluruh langit dalam inframerah.[1] Dilaksanakan dari Juni 1997 hingga Februari 2001, dua teleskop sama berdiameter 1,3 meter dibangun khusus untuk proyek ini, masing-masing di observatorium Gunung Hopkins, Arizona, AS dan Observatorium Cerro Tololo di Coquimbo, Chili.[1]
Antara tahun 1993-2005, sebanyak lebih dari 400 publikasi menggunakan data-data 2MASS yang saat itu masih merupakan rilis awal. Publikasi-publikasi ini memaparkan benda-benda langit yang hanya bisa diamati jelas dengan inframerah-dekat. Selain itu, 2MASS juga memiliki tujuan seperti:[2]
- Menyediakan pemandangan yang berbeda tentang Galaksi Bimasakti. Adanya inframerah-dekat membuat debu-debu (Galaksi Bima Sakti) yang menghalangi dapat ditembus sehingga terkuak struktur-struktur yang belum pernah terlihat dan distribusi massa yang sebenarnya.
- Menyediakan katalog galaksi lebih dari 1 juta, termasuk yang berada di halangan debu Bimasakti.
- Menyediakan data objek yang langka tetapi penting, seperti katai coklat
Nama
[sunting | sunting sumber]Pendahulu 2MASS adalah The Two Micron Sky Survey (sehingga ia disingkat TMSS) yang berdiri pada tahun 1968. Disebut dua mikron karena observatoriumnya menggunakan detektor Timbal(II) sulfida dengan nitrogen cair yang menjadikan detektornya sensitif pada gelombang 2.2 mikron.[3] TMSS pada waktu berhasil mengamati sekitar 75% langit. Kemudian pada tahun 1990an, 2MASS didesain untuk menyediakan sensitivitas, keseragaman, dan cakupan langit yang memungkinkan pengguna datanya dapat melakukan studi terhadap langit berskala besar seperti Galaksi Bima Sakti dan alam semesta lokal. Karena itu, 2MASS dapat melihat bintang yang berevolusi melalui piringan Bima Sakti serta mendeteksi galaksi-galaksi di luar batas cakupan pengamatan.[4]
Untuk menamakan objeknya, 2MASS menggunakan beberapa awalan pada penamannya:
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 Skrutskie, M. F.; Cutri, R. M.; Stiening, R.; Weinberg, M. D.; Schneider, S.; Carpenter, J. M.; Beichman, C.; Capps, R.; Chester, T. (2006-02). "The Two Micron All Sky Survey (2MASS)". The Astronomical Journal. 131 (2): 1163–1183. doi:10.1086/498708. ISSN 0004-6256.
- ↑ "2MASS All-Sky Data Release Explanatory Supplement: Introduction". old.ipac.caltech.edu. Diakses tanggal 2019-06-01.
- ↑ "Infrared Timeline". Cool Cosmos. Diakses tanggal 2020-03-14.
- ↑ Kleinmann, S. G.; et al. (1994). "The Two Micron All Sky Survey: Survey Strategy and Prototyping". deepblue.lib.umich.edu. 3: 66.